Standar Teknik
Standar Teknik adalah serangkaian eksplisit
persyaratan yang harus dipenuhi oleh bahan, produk, atau layanan. Jika bahan,
produk atau jasa gagal memenuhi satu atau lebih dari spesifikasi yang berlaku,
mungkin akan disebut sebagai berada di luar spesifikasi. Sebuah standard teknik
dapat dikembangkan secara pribadi, misalnya oleh suatu perusahaan, badan
pengawas, militer, dll: ini biasanya di bawah payung suatu sistem manajemen
mutu .Mereka juga dapat dikembangkan dengan standar organisasi yang sering
memiliki lebih beragam input dan biasanya mengembangkan sukarela standar : ini
bisa menjadi wajib jika diadopsi oleh suatu pemerintahan, kontrak bisnis,
dll.Istilah standard teknik yang digunakan sehubungan dengan lembar data (atau
lembar spec).
Standar Managemen
Adopsi sistem manajemen mutu hendaknya suatu
keputusan strategis suatu organisasi. Desain dan penerapan sistem manajemen
mutu organisasi dipengaruhi oleh:
·
lingkungan organisasi
sendiri, perubahan dalam lingkungan tersebut, dan risiko yang terkait dengan
lingkungan tersebut,
·
kebutuhan yang
berbeda,
·
sasaran khusus
·
produk yang
disediakan,
·
proses yang digunakan,
·
ukuran dan struktur
organisasi
ISO 9000
ISO 9000 adalah kumpulan standar untuk sistem
manajemen mutu (SMM). ISO 9000 yang dirumuskan oleh TC 176 ISO, yaitu
organisasi internasional di bidang standardisasi. ISO 9000 pertama kali
dikeluarkan pada tahun 1987 oleh International Organization for
Standardization Technical Committee (ISO/TC) 176. ISO/TC inilah yang
bertanggungjawab untuk standar-standar sistem manajemen mutu. ISO/TC 176
menetapkan siklus peninjauan ulang setiap lima tahun, guna menjamin bahwa
standar-standar ISO 9000 akan menjadi up to date dan relevan untuk organisasi.
Revisi terhadap standar ISO 9000 telah dilakukan pada tahun 1994 dan tahun
2000.
ISO 9001 ditujukan untuk digunakan di
organisasi manapun yang merancang, membangun, memproduksi, memasang dan/atau
melayani produk apapun atau memberikan bentuk jasa apapun. Standar ini
memberikan daftar persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah organisasi
apabila mereka hendak memperoleh kepuasan pelanggan sebagai hasil dari barang
dan jasa yang secara konsisten memenuhi permintaan pelanggan tersebut.
Implementasi standar ini adalah satu-satunya yang bisa diberikan sertifikasi
oleh pihak ketiga.
Contoh Penerapannya
Rajawali Nusindo Raih Sertifikasi ISO 9001 : 2008
Sistem Manajemen Mutu
diperlukan untuk mengarahkan dan mengendalikan operasi sebuah perusahaan dengan
cara sistematis dan transparan, sehingga dapat mencapai tujuan secara optimal.
Keberhasilan akan dapat tercapai dari implementasi dan pemeliharaan Sistem
Manajemen Mutu yang di desain untuk selalu memperbaiki kinerja sambil
menanggapi kebutuhan semua pihak yang berkepentingan dengan operasi perusahaan.
ISO (Organisasi Internasional untuk
Standarisasi) sebagai federasi dunia telah menerbitkan Standar ISO 9001:2008
yang merupakan revisi dari ISO 9001:2000 dan juga persyaratan Sistem Manajemen
Mutu bagi suatu perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu. ISO 9001
merupakan standar internasional di bidang sistem manajemen mutu.
Suatu
lembaga/organisasi yang telah mendapatkan akreditasi (pengakuan dari pihak lain
yang independen) ISO tersebut, dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan
internasional dalam hal manajemen penjaminan mutu produk/jasa yang
dihasilkannya. Pada tanggal 24 November 2014 untuk pertama kalinya PT Rajawali
Nusindo mendapatkan pengakuan standar mutu ISO 9001:2008 dengan telah
diterimanya sertifikat dari lembaga sertifikasi TUV Nord untuk Distributor and
Trading Parmaceutical, Medical Equiments and Healthcare Products, dengan
pengakuan tersebut, maka PT Rajawali Nusindo terbukti telah sebagai distributor
yang kredibel dan bermutu di bidang alat kesehatan. Hal ini juga sejalan
dengan visi peusahaan untuk menjadi perusahaan Distribusi & Trading Terbaik
dan Terpercaya.
Sertifikasi diraih
melalui proses yang cukup lama, dari tahapan
Persiapan, Pembimbingan, Penyediaan Dokumen, Audit Internal maupun Eksternal,
Perbaikan dan Tinjauan Ulang yang bekerja sama dengan Sigma Consulting hingga
akhirnya Perusahaan resmi mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2008 dari pada
tanggal 24 November 2014. Diharapkan dengan diterapkan manajemen mutu ISO
9001:2008 sasaran-sasaran mutu yang telah ditetapkan dapat dicapai, dengan
tujuan akhir tercapainya kepuasan stakeholder.
Dalam melakukan kegiatan sertifikasi, TUV Nord
sendiri berpegang pada prinsip-prinsip profesionalisme, mandiri, tidak memihak,
bebas dari konflik kepentingan serta menjamin obyektivitas sehingga mampu
memberi kepercayaan, keyakinan serta kepuasan bagi pelanggan.(Salman Nusindo).
Sumber : http://nusindo.co.id/rajawali-nusindo-raih-sertifikasi-iso-90012008/
0 komentar:
Posting Komentar