(Tema : Individu, Keluarga, dan Masyarakat)
Setiap tanggal 1 Desember seluruh warga diseluruh dunia merayakan hari AIDS sedunia. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembang biakan virus hiv dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Ketika kita terkena Virus HIV kita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang lama, yaitu beberapa tahun untuk dapat menjadi AIDS yang mematikan. Seseorang dapat menjadi HIV positif. Saat ini tidak ada obat, serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, dan satu atau lebih penyakit dapat timbul. Karena lemahnya sistem kekebalan tubuh tadi, beberapa penyakit bisa menjadi lebih parah daripada biasanya.
Biasanya masyarakat yang terkena atau terjangkit virus ini akan di diskriminasi oleh masyarak sekitarnya bahkan tidak jarang keluarga mereka sudah tidak menganggap bahwa mereka yang terkena virus ibi sebagai anggota keluarganya lagi. Sesungguhnya, diskriminasi terhadap penderita HIV dan AIDS bukan saja
melanggar hak-hak asasi manusia, melainkan juga sama sekali tidak
membantu usaha mencegah epidemi ini. Mengucilkan penderita HIV dan AIDS
tidak akan mengecilkan bahaya penularan HIV dan AIDS.
Setiap orang yang terinfeksi maupun yang terkena dampak dari HIV dan
AIDS membutuhkan dukungan dan kasih sayang. Di pihak lain, upaya
terpenting dalam memerangi AIDS sesungguhnya adalah pendidikan dan
penerangan kepada masyarakat. Selain memberi bimbingan dari sisi moral
dan akhlak, yaitu mendorong masyarakat untuk menjalani kehidupan yang
sehat, penerangan mengenai apa sebenarnya penyakit AIDS juga harus
disebarluaskan kepada masyarakat. Sebagian besar dari mereka terjangkit
penyakit AIDS karena ketidaktahuan dan kurangnya informasi.
Sebenarnya, ketidaktahuan masyarakat itu ada dampak positif dan
negatifnya. Positifnya, masyarakat tidak tahu apa itu HIV/AIDS, jadi
mereka tidak perlu takut terhadap ODHA. Tapi sayangnya, ketidaktahuan
masyarakat itu lebih banyak mengundang kenegatian dari pada positif, hal
itu dikarenakan semaki masyarakat tidak paham akan HIV/AIDS, maka
semakin besar penyakit HIV/AIDS ini menyebar.
Sikap kepedulian terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tanpa
stigmasi dan diskriminasi memiliki manfaat dan pengaruh yang penting dalam
menanggulangi penyebaran wabah penyakit HIV/AIDS. Sikap stigmasi dan
diskriminasi harus kita hindari menggingat permasalahan yang dihadapi
harus segara ditangani secepatnya, dalam
upaya menekan penyebaran HIV/AIDS di masyarakat kedepannya. Sikap lapang dada,
toleransi dan kepedulian serta kerjasama masyarakat diharapakan mampu membantu
menekan dan meminimalisir bahkan mmenyelesaikan permasalahan penyebaran
HIV/AIDS. Selain itu dari penderita HIV/AIDS yang sudah teridentifikasi harus
ditangani dan dirawat sebaiknya dengan harapan penderita dapat bekerjasama
dalam menekan penyebaran penyakit ini. Penderita akan berperan dalam memberikan
informasi dan sebagai narasumber nyata yang akan mempromosikan tantang bahaya
penyebaran HIV/AIDS kepada masyarakat. Sikap kepedulian terhadap penderita
HIV/AIDS diharapakan juga dapat menimbulkan kesadaran penderita lainnya yang
belum teridentifikasi untuk memeriksakan dirinya. Pada akhirnya penyebaran dan perkembangan
HIV/AIDS bisa ditekan dan ditanggulangi dengan mengidentifikasi semua
penderita, memberikan perawatan, melakukan pengawasan dan menjadikan penderita
sebagai agen promosi kesehatan mengenai bahaya dan dampak dari HIV/AIDS.
Manfaat kepedulian terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tanpa stigmasi dan
diskriminasi dapat menjadi langkah dan gerakan perbaikan individu, masyarakat
dan bangsa untuk menghambat dan
menangulangi penyebaran HIV/AIDS kedepannya. Dengan tujuan perbaikan generasi
kedepannya sehingga dapat menjauhi dan menghindari diri dari kemungkinan
terinfeksi HIV/AIDS.
refrensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_AIDS_Sedunia
: https://rumahsehatkiita.wordpress.com/2011/12/09/jangan-jauhi-penderita-hiv-aids/
0 komentar:
Posting Komentar